December 21, 2008

Hasil Test Grado SR 125

Ini hasil test telinga dengan headphone (cans) baruku (Grado SR 125) dari website
tipe test : POP1

masih jauuuuh banget dari 'telinga dewa' :D

Harus banyak belajar :)

Source suara :
Kompie (soundcard realtek HD onboard) - Grado RS 125

hasil test

December 20, 2008

Koleksi headphone

Horeeee, akhirnya koleksi headphoneku nambah lagi ^ ^

Punya berapa siih kok sampai bilang koleksi.. hi hi hi, sebenarnya cuma punya beberapa kok... (kapan-kapan mau pinjem kamera temenku ah, biar fotonya bisa kuupload di sini..)

OK... kita urutkan dari yang paling murah dulu... dan jika harganya sama maka akan dirutkan berdasarkan yang kualitas suaranya jelek dulu (IMHO lho yaaa)

1. Samsung, type tidak tahu, harga gratis (bawaan handphone samsung).

Humm.. headphone ini (lebih tepat headset karena ada micnya) suaranya cempreng bgt.. Bass gak keluar... treblenya terlalu keluar.. dan kadang malah pecah :D
Kalo disuruh ngasih nilai... ehm... kasih bintang satu aja dari lima bintang (maaf yaa... :p )

2. Sony Ericsson,type tidak tahu, harga gratis (bawaan handphone sony ericsson).

Nah yang ini agak lumayan... meski suaranya cempreng juga, tp bass masih agak-agak keluar... mediumnya juga lumayan.. tapi cukup kukasih bintang 1,5 aja ah..

3. Salar, type V71, harga sekitar 120ribuan di Mangga Dua.

Nah yang ini suaranya lumaan OK nih... Bassnya mantap, treblenya juga OK... medium OK.

Tapi untuk detail memang masih kurang... trus kelemahannya gampang banget rusak, kalo kabelnya ketarik beberapa kali saja nanti salah satu sisi akan tidak keluar suaranya... dan ini sudah terjadi pada dua headphoneku... pertama waktu masih di Lab Teleinformatika, pernah menggunakan ini dan setelah beberapa kali jatuh dan ketarik, akhirnya rusak deh...

Sampai di Jakarta, nyari-nyari lagi headphone ini, setelah dapat, akhirnya kejadian yang sama terjadi lagi.. hiks... sekrang mati total (karena udah kubongkar-bongkar :D :D )

Untuk kenyamanan, headphone ini cukup nyaman... batalan kainnya cukup enak di telinga, dan meskipun bertipe 'menekan' daun telinga, daun telinga tidak terasa sakit dengan headpone ini.

Kukasih nilai 2,5 saja...

4. Sony Ericsson, type HPM-70, Harga sekitar 150-190 rb di Mangga Dua.

Headset bawaan Handphone Sony Ericsson Walkman Serries (W910i) ini suaranya OK banget buat pencinta Bass. Dan karena dia bertype in-ear, maka untuk stagingnya juga lebih kerasa. Sayangnya untuk mendengarkan musik-musik klasik dan akustik, headpone ini kurang OK. Untuk nada suara tinggi, kurang clear dan sepertinya terhambat sesuatu... Tapi untuk suara Bass, sertinya ini yang paling 'bulat'.

Kelemahannya (IMHO) :
Tampaknya saya kurang cocok dengan headphone bertype in-ear, saya merasa kurang nyaman menggunakan headphone in-ear dalam waktu lama. Paling lama 1 jam non-stop, telinga rasanya sudah lelah..

Nilai 3 bintang :)

5. Sennheiser, Type HD202, Harga Rp 311 ribu di Plasa Semanggi.

Humm.. ini headphone favoritku untuk all round...

Sangat nyaman dipakai bahkan untuk berjam-jam (tiap hari minimal aku menggunakannya selama 8 jam, 4 jam nontsop sebelum istirahat makan siang+ 4 jam nonstop setelah istirahat makan siang + 2 jam di rumah ) dan nyaman-nyaman aja tuuh...

Ini headphone paling nyaman yang pernah kupunyai :) Selain itu suaranya juga OK.
Bass keluar, meski agak kurang 'bulet' tapi sih sudah OK banget untuk harga segini.
Suara yang dihasilkan lebih ke arah 'warm'.

Headphone ini memilikikabel yang panjangnya 3 meter dan sangat cocok untukku yang kucolokkan ke port 1/8 di bagian belakang kompie... Tapi jangan khawatir, bagi yang ga butuh kabel panjang, sennheiser melengkapi paket penjualannya dengan penggulung kabel juga dan satu bagi yang ingin menggunakan di port 1/4 juga tidak masalah, karena Sennheiser juga melengkapi dengan konverternya.

Dengan headphone ini, saya jadi bisa mendengar 'suara-suara yang tidak pernah didengar sebelumnya' di music player yang sama dan file yang sama !
Detail audio nya bagus, untuk harga segitu sangat pantas. Recomended lah...

Bintang 3,5 untuk headphone ini :)

6. DBE Accoustic, type lupa, harga sekitar 400rban (lupa)

Headphone ini, males banget mbahasnya, karena udah hilang entah ke mana (sepertinya jatuh di suatu tempat)... hiks... dan ingin kulupakan saja (sebenarnya males kutulis, karena jadi ingat akan dirinya...).

Seingatku, headset bertype in-ear ini bagus banget untuk musik klasik dan akustik. Detail yang diberikan untuk musik-musik seperti ini sangat bagus banget.. headset-headset syang kutulis sebelumnya gak bisa ngalahin untuk suara tinggi.

Untuk bassnya... menurutku kurang OK... (dan memang waktu itu membeli yang ini khusus untuk musik klasik, akustik, dan vokal) karena suara yang dihasilkan jernih banget deh.

Bintang 3 saja untuk yang ini.

7 Grado, type SR 125, Harga $150

Nah.. ini dia headphone yang terakhir kubeli...
Kalo liat harganya memang Wah banget... (apalagi kurs dolar lagi tinggi), so gimana kualitasnya ?

Kualitasnya OK bangeeeet!! suara yang dihasilkan darinya sangat jernih, sangat clear.. Bass juga OK, lebih 'bulat' daripada sennheiser HD 202 ku.
Untuk nada tinggi, sayangnya tidak bisa dibandingkan dengan dbe Accoustic ku karena dia sudah hilang... tapi rasanya seimbang deh...

Type suara yang dikeluarkan headphone ini adalah 'warm' dan smooth tapi juga full.. keren deh :D

Dengan menggunakan headset yang ini, detail yang lebih banyak lagi akan kamu dapat.. tapi jika file ang kamu mainkan bertype mp3, apalagi yang berbitrate 128Kbps sih, sepertinya tidak terlalu ada bedanya antara sennheiser HD 202 dengan headset Gradoku ini...

Uneuk bisa membedakan beda yang kentara banget, paling tidak menyetel CD audio dan menggunakan mode analog... (kalo punya yang SACD 24-bit recording akan lebih baik lagi :p )

Ketika di dengarkan menggunakan headset ini, suara susan wong, Harley Westerna, Carrine May akan terdengar jelas dan jernih bagaikan dia menyanyi di depan wajahmu :)

Jika digunakan untuk mendengarkan musik yang live, kamu akan merasa bahwa kamu tidak hanya menonton konser, tapi berada di panggungnya :D IMHO.

Headset ini kurekomendasikan untuk home audio di rumah yang memiliki colokan headphone 1/4" . Tidak direkomendasikan untuk mp3 player karena dia membutuhkan perangkat tambahan lagi berupa headphone amplifier untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya (harga paling murah adalah merek fiio Rp 110-150 ribuan dan yang agak bagusan merek rolls harga Rp 670rb dan ada juga yang Rolls harga Rp 1,885 juta. Atau merek Grado harga >2jutaan T__T ). Tapi tanpa alat tambahan ini pun, sebenarnya suaranya udah OK kok, Jack yang digunakan dia adalah Jack 1/4, bukan 1/8 so kamu butuh converter lagi (yang akan terlihat jelek di mp3 playermu, ,karena panjang colokannya sama atau bahkan lebih panjang daripada panjang mp3 playermu :p ), dan yang paling utama karena kebanyakan file mp3 yang beredar sekarang ber bitrate 128Kbps...

Tapi jika kamu me-rip sendiri dari CD audio dan bisa menjadikannya bertype FLAC (yang satu filenya kira-kira 30MB - bisa diputar menggunakan mp3 player Sandisk Fuze dengan program hack tertentu) atau di rip menjadi format Apple Lossless yang bagus sih gpp menggunakan headphone ini...

Kelemahan heahdset ini...

1. Packagingnya sangat jeleeeek... Hanya dos karton biasa, satu gabus, satu lembar kertas keteangan mengenai Grado, satu lembar semacam kertas garansi, udah, itu doang. Bisa dibilang, masih kalah dengan packaging headset harga 150ribuan. Dan, Grado juga menegeluarkan type lain yang harganya $1000 dan packagingnya sama dengan ini !!

2. Tampilannya sangat sangat sederhana... sangat sederhana sekali. Tidak menunjukkan sama sekali kalo ini headset mahal.

3. Garapannya kurang rapi...

4. Tidak banyak yang tau merek ini.. so kalo lagi jalan2 dan kamu menggunakan headset ini, ga ada yang tau kalo headsetmu mahal... Kalo mau gaya, mending beli Sennheiser HD 515 atau HD 555 deh :)

5. Kurang nyaman untk digunakan dalam jangka lama, paling lama. 3.5 jam nonstop menggunakan headpone ini sudah agak tidak nyaman...

Ok, saatnya memberi nilai, karena nilai ini hanya dari fakrot suaranya, so.. kelemahan2 yang kusebut di atas gak ada pengahnya :p

Nilainya... bintang 4 dari bintang 5 :) ( Nilai bintang 5 dicadangkan dulu, siapa tau besok bisa beli yang harga $1000 wk wk wk wk

Humm.. next, beli headphone amplifier. Kira-kira yang mana ya ?
Ada rekomendasi ? Kalo bisa jangan leih dari 500ribuan..

Eit... seperti yang kukatakan sebelumnya, penilaian ini hanya opini saya pribadi... Di mana tiap-tiap orang punya kesukaan tertentu tentang karakter suara yang dihasilkan dari headphone. So, ini benar-benar pendapat saya, sesuai dengan pendapat telinga dan kesukaan saya :p

Keunikan Bahasa COBOL (akhirnya kutemukan juga)

Setelah setahun begelut dengan COBOl, setelah berusaha memahami COBOl, mencintai COBOL, menemukan suatu yang spesial dari COBOL, akhirnya kemarin ketemu juga keunikan bahasa pemrograman yang satu ini.

Uniknya di mana ?

OK begini nih...

Jika saya memiliki variable X yang menupakan type 9 ( unsigned integer di bahasa C),

Berapakah nilai X jika :
X = 2 / 3 * 9 ( dua dibagi tiga dikali sembilan ) ?

Hayu jawab dulu deh... sebentar doang tuuh..

Jika kamu menjawab nilai X adalah 6 atau 5, dalam kasus COBOL, Anda keliru...
di COBOL jawabannya adalah 0.

Lho kok bisa ?

Hayooo ada yang tau jawabannya ?
Saya sendiri punya teori, bahwa si COBOL memprosesnya seperti ini :

step 1: devide 3 from 2 giving X ( bagilah 3 dari 2 kemudian hasilnya simpan di X).
Step 2: multiply X by 9 giving X (kalikan X dengan 9 kemudian hasilnya simpan di X).

Mengapa hasilnya X adalah 0 ?
karena ketika pembagian pertama (2/3) adalah 0.666666...7 maka oleh COBOL akan dibulatkan menjadi 0 karena tipe si X adalah tipe 9 (padanannya unsigned integer di bahasa C)
so.. ketika step ke dua... X dilkali dengan 9, hasilnya akan 0 karena nilai X sebelumnya adalahh 0.. (0*9=0) ..

Wi... primitif sekali bukan ?
si COBOL melakukannya benar-benar step by step, tidak seperti bahasa pemrograman yang baru-baru sekarang... Mungkin mirip assembler ??
Akhirnya menemukan keunikan COBOL v^ ^

December 16, 2008

Nonton Film Bolt

Wuiiii... bulan ini sepertinya bulan nonton :)

Kemarin malam nonton film lagi, tadinya penginnya sih nonton di Blitz Grand Indonesia atau di XXI Jakarta Theater, tapi karena alasan klasik... akhirnya pindah ke Plaza Semanggu ( duh... Plangi lagi, Plangi lagi... )

Sebelum nonton, kami makan dulu di PH... (ini kok kayaknya gak ada hubungannya ama nonton.. mending di skip aja ah)

OK, nonton. Setelah makan dan Sholat, kami sampai di lantai 5. tempat 21 Plaza Semanggi.

Dan ternyata.. film yang sejatinya akan ditonton, tiketnya suhda habis untuk pertunjukan jam 19.00 dan yang masih sisa adalah pertunjukan jam 21.00.

Haduh, kalo buat nonton yang jam 21.00 kasihan teman nontonku, rumahnya kan masih jauh.. apalagi dia cewek...

So akhirnya beli deh tike nonton untuk film 'Bolt' dengan perjanjian kalo jelek, dia yang bayarin wk wk wk

Jam 19.35 pertunjukan dimulai... ugh, ternyata iklannya banyak bgt... ada kalo cuma lima menit ! Setelah iklan-iklan yang dibintangi oleh Sandra Dewi (Iklan tentang cara mengakses film bioskop 21 lewat sms ) Film Bolt pun dimulai..

Ehm.. untuk mencegah spooiler gak kuceritain jalan ceritanya.

Menurutku, ide cerita film Bolt ini sangat bagus, idenya baru dan OK bgt.
Sayangnya aku merasa ceriatanya kurang dalam... (kalo pernah nonton Cars, Wall-E atau shrek kan di situ banyak petuah2 dan ceritanya lumayan dalam ).

Ya.. hanya itu sayangnya, ide ceritanya udah bagus, tapi ceritanya sendiri terkesan biasa banget... :)

Tapi kalo pengin film yang santai dan lucu, film ini cukup menghibur kok... seisi bisokop juga pada ketawa berkali-kali :)

kasih bintang 3 aja ah... v^ ^

December 12, 2008

Film - FIlm yang ditonton dalam dua minggu terakhir

Wuih.. dua minggu kemarin nonton beberapa Film, ada yang di bioskop, ada yang dari di kompie...

1. Wall-E :
Ehm.. film ini keren banget... ceritanya bagus, konsepnya bagus (meski ada beberapa keanehan yang aneh), penggaprapannya bagus banget.

Tokoh animasinya juga bagus bgt, apalagi si Eva... wuih, mata si Eva mirip banget ama matanya ***** keren deeh.. v^ ^ kasih bintang 4 dari 5 deh

2. Dark Night :
EHm.. ternyata film batman bisa dibuat seperti ini juga ya..
Baru tahu aku kalo si Joker musuh batman itu orang yang cerdas.

Filmnya, menurutku sih bagus, ceritanya juga, penggarapannya juga ok :)
kasih berapa ya... 4 bintang aja deh :p

3. Righteous Kill
Wah.. yang ini OK banget...
bayangkan Robert De Niro ketemu dengan Al Pacino... pasti jadi film yang semacam ini (ingat dengan The Godfather: Part II ?).

Kalo mencari film yang penuh aksi kejar-kejaran, tembak-tembakan maka Anda tidak akan puas melihat film ini. Tapi jika ingin mencari film yang lebih banyak 'diam' nya tapi aktingnya menggigit, film ini cocok untuk Anda :)

Sayang ceritanya agak kurang 'diputar-putar' sedikit...

Kasih bintang 4.5 ah, soalnya suka film2 seperti ini :)

4. Eagle Eye
Ehm.. yang ini filmnya juga bagus, konsepnya cukup baru...
Masih tentang teknologi tapi asyik aja..
kasih 4 juga deh...

5. Quantum of Solace
Ehm.. mungkin pendapatku berbeda dengan yang lain, tapi menurutku fim James Bond kali ini sangat bagus. Biasanya aku gak terlalu suka dengan James Bond salah satunya karena terlalu pamer mobil dan Gadget, terlalu banyak main wanita, terlalu aneh (tiap kali ketangkap musuh, selalu tidak dibunuh langsung tapi disiksa dan kemudian lolos)

Aku juga suka dengan pemain James Bond kali ini karena lebih 'intel', lebih cool, terasa lebih kuat karakternya. Tapi mungkin bagi penggemar James Bond, James Bond ini justru bukan 'James Bond' karena 'James Bond' harus bertampang playboy, 'terserah film spy yang lain mau pake tampang spy beneran, tapi untuk James Bond, punya standar tampang sendiri' begitu mungkin...

Buat James Bond kali ini, kukasih 4 juga (lho.. dari tadi kok 4 tarus yak :D :D )

5. The Invasion

Film yang dibintangi Jodie Foster ini, temanya menarik. Tentang invasi alien ke bumi. Tapi cara invasi si alien di film ini berbeda, dan inilah yang menarik dari film ini :)

Kasih 4 bintang juga deh...


Maaf,maaf kalo nilainya hampir sama semua, soalnya sebelum menonton film-film tersebut, aku dah memilihnya terlebih dahulu :p Dan kebetulan pas dengan dugaan, makanya bisa dikasih nilai bagus semua :)

December 10, 2008

Kapan kita ke mana ?

Eh... jalan2 yuk...

backpacker...
ada libur cuti nih tgl 29-02 (29,30,31,1,2)- 5 hari ada libur nih...

Jalan2 yuu...
ke mana ya.. Pangandaran ? Ciwedey ? Lombok (Ups) ?

December 5, 2008

Blog teman-temanku

Barusan liat-liat blog teman-temanku...

Mas Riza, Yani, Coni, Bastyan, Nisa, Rasyid dst...
wah.. blog teman-temanku kok bagus-bagus ya...

Ada isinya, ada informasinya. Tidak seperti blog ku yang ngacak, ngawur, seenaknya... salah contohnya ya postingan yang ini... wk wk wk


sigh...