Saya jarang sekali memiliki barang hingga rusak.
Bahkan meskipun saya beli barang second pun, jarang sekali rusak.
Motor, kamera, lensa, elektronik (tv, mesin cuci,handphone,kulkas,mesin cuci, dvd player, speaker dst) hampir tidak pernah rusak selama bertahun-tahun. Dan tidak cuma satu motor satu handphone atau satu lensa atau barang elektronik ya...
Ya, memang salah satu lensa saya, Canon EF 24-70 f 2.8 L USM saya pernah rusak seperti dibahas di sini, namun itu lebih karena saya kurang teliti waktu membeli lensa tersebut (saya beli second hand).
samsung ?
pertama handphone saya, samsung U700, sudah dua kali kabel flexibelnya rusak.
kemudian handphone samsung c170 saya sekarang sering mati sendiri, sering hang sendiri.
dan terakhir Monitor komputer saya, samsung 17" wide saya mati.
umur ketiga barang itu rata-rata 3-4 tahun.
Handphone saya sebelumnya tidak pernah rusak, ok.. beberapa mungkin sekarang sudah rusak di si pencopet, tapi handphone istri saya, nokia supernova masih bagus sampai sekarang, begitu pula handphone adik saya, nokia jadul2 yang masih tebal itu masih bagus.
Ya, saya akui custumer service dan service center Samsung yang terletak di jl Arteri Pondok indah sangat memuaskan... pelayanan cepat, mudah, tidak ribet.... tapi, kadang kita tidak punya waktu untuk ke service center, dan yg lebih penting kadang ketika kita sangat membutuhkan barang itu namun dia tidak bisa berfungsi dengan baik.
So.. apakah saya yang ekspektasinya terlalu tinggi (ingin barang elektronik bertahan lebih lama), atau memang barangnya hanya memiliki umur sekitar 4 tahun ?
Seingat saya, barang-barang jaman dahulu itu sangat awet... termasuk barang elektroniknya. Saya memiliki radio jadul abis (merek eropa) buatan tahun 80an masih bagus.. punya tape recorder, amplifier dan speaker merek TEAC jadul (ampli buatan tahun 70an, tape dan speaker 80 an) yang masih berfungsi normal sampai saat ini...
Bagaimana dengan pengalaman kalian dengan produk samsung ? Apakah hanya saya yang mengalami hal ini ?
Karena sebenarnya saya termasuk "fanatik merek", penginnya di peralatan rumah hanya memakai 2 - 3 merek saja.Karena itulah saya masih memiliki produk samsung lain, yang kebetulan baru berumur 7 bulan... dan semoga tidak mengikuti jejak yang lain..
November 8, 2011
October 26, 2011
Aku ingin
Aku ingin kuliah seni,
aku ingin belajar melukis,
aku ingin belajar memasak,
aku ingin menjadi penulis,
aku ingin menghabiskan buku-buku di kamarku dan ebook di komputerku,
aku ingin ikut berlatih menembak,
aku ingin jadi fotografer,
aku ingin berlatih musik,
aku ingin memiliki perpustakaan pribadi,
aku ingin memiliki ruangan home theater,
aku ingin punya ruangan untuk berlatih musik.
oh.. masih banyak keinginan. terlalu banyak kah ? realistis kah ?
apakah harus mengurangi keinginan atau harus berusaha lebih keras dan cerdas ?
aku ingin belajar melukis,
aku ingin belajar memasak,
aku ingin menjadi penulis,
aku ingin menghabiskan buku-buku di kamarku dan ebook di komputerku,
aku ingin ikut berlatih menembak,
aku ingin jadi fotografer,
aku ingin berlatih musik,
aku ingin memiliki perpustakaan pribadi,
aku ingin memiliki ruangan home theater,
aku ingin punya ruangan untuk berlatih musik.
oh.. masih banyak keinginan. terlalu banyak kah ? realistis kah ?
apakah harus mengurangi keinginan atau harus berusaha lebih keras dan cerdas ?
October 7, 2011
Pengalaman Service Lensa Canon EF 24-70 L di Datascrip
OK, pada awalnya saya agak pesimistis tentang pelayanan, biaya dan kecepatan pengerjaan service di datascrip. Hal ini dikarenakan membaca beberapa pengalaman buruk service di Data Scrip di beberapa forum fotografi.
Tapi karena lensa ini lensa mahal (lensa termahalku) sehingga terlalu berisiko jika dikerjakan/dibongkar oleh orang yg belum tentu bisa dipercayamau tidak mau saya kirim lensa ini untuk nginep di Datascrip.
Tanggal 8 September 2011 saya datang ke Canon Center di Ratu Plasa, selain karena letaknya paling dekat dengan kantor saya, juga pengin melijat Canon Center yg baru dibuka itu.
Letaknya ada di Lantai 1 dekat eskalator turun... di depannya terdapat toko kamera.
Ruangannya bersih, dengan dominan warna putih dan merah khas Canon.
Begitu melangkahkan kaki ke dalam saya disambut oleh mbak-mbak cantik (muka-muka model) yg ramah dan ditanyakan apa yg bisa dibantu. Setelah mengutarakan maksud saya, mbaknya mengatakan akan diperiksa dulu apakah bisa dikerjakan saat itu atau harus dikirim ke Canon Center di Mangga Dua. Kemudia atas informasi dari teknisi di dalam, lensa harus dikirim ke Mangga Dua, dan kebetulan sekali waktu itu kurirnya sedang datang, jadi tidak perlu menunggu lama ... suatu keberuntungan awal :)
Untuk biaya, pertama saya ditanya apakah masih garansi, saya bilang sudah tidak garansi namun tadinya garansi DS. Meski saya bilang sudah tidak garansi, mbaknya meng, mbaknya masih mencoba mengitung (dari kode garansi di kartu garansi) barangkali masih ada masa garansinya (kebetulan di kartu garansi tgl dan cap toko nya kosong). Ini bagi saya merupakan nilai plus. :)
Akhirnya diketahui biaya bongkar-pasang (labour) Rp 500.000 dan ditambah PPN 10%, jadi total biaya service Rp 550.000 belum termasuk sparepart. Jika ada penggantian sparepart, akan dikonfirmasikan dahulu. Sip.
*Sekalian sebagai informasi, untuk biaya bongkar pasang lensa Canon EF 70-200 Rp 700.000 + ppn 10% jadi 770.000 untuk biaya bongkar pasang lensa kit 300.000 + ppn, jadi Rp 330.000 belum termasuk penggantian spare part.
Untuk pengalaman saat memasukkan lensa ini, positif semua, kecuali bagian no SPK yg akhirnya harus ditulis tangan karena komputernya sedang bermasalah (Saya tidak tau dan tidak mencari tahu apakah komputernya, aplikasinya, jaringannya atau printernya yg sedang bermasala) sehingga nomor SPK nya akan diberikan kemudian via sms. Karena terlalu berisiko jika saya meninggalkan lensa tanpa nomor SPK, maka saya tunggu no SPK sambil makan siang dulu, dan ketika kembali komputer sudah baik, namun karena SPK nya tadi suda di print dahulu, maka no SPK nya ditulis tangan.
*Wah,harusnya saya pilih via sms saja ya... siapa tau ntar dapet kenalanmodel orang Canon.
Bukan hal besar dan tidak perlu dipermasalakan :)
Karena sebenarnya lensa ini akan segera digunakan pada hari sabtu tgl 17 September, status service nya kupantau terus meskipun dari forum ada yg mengatakan bisa sampai tiga bulan.
Ketika sudah hari selasa dan masih belum ada tanda-tanda perubahan status dari "sedang diperiksa" maka akhirnya saya meminjam lensa 17-55 milik teman saya, karena acara tgl 17 September ini sangat penting.
Hari kamis siang, iseng-iseng saya cek status service via web datascrip dan... Voila ! status perbaikan sudah selesai. dan biayanya hanya Rp 550.000 dan tanpa penggantian spare part. Wow... betapa senangnya !
Untuk mengkonfirmasi, akhirnya saya telepon dan mengatakan akan mengambilnya besok (hari jumat).di Mangga dua, karena jika ingin mengambil di Ratu Plasa, harus menunggu jadwal pengiriman kurir... yaitu tiap hari Selasa.
Hari Jumat... saya datang langsung ke Canon Center di Mangga Dua. Masuk ke dalam langsung mengambil nomor antrian yg sudah dibagi berdasarkan beberapa kategori, dan dipersilahkan menunggu di ruang tunggu.
Ternyata dii sini suasana dan fasilitasnya jauh lebih lengkap. Ada ruang tunggu yg memadai beserta majalah-majalan yg berhubungan dengan fotografi, ,komputer, fashion, lingkungan, dsb. Juga terdapat mesin pembuat kopi dan teh otomatis, dan semuanya free :) So, bagi yg nunggu rasanya ga akan bosan :)
Saya dilayani dengan baik oleh mbak ... (lupa namanya),ditanya maksud kedatangan, memberikan SPK, kemudian melakukan test singkat di depan mbaknya, membayar biaya di kasir dan ... singkat kata lensa kembali ke rumah dengan baik...
Trus gimana acara hari sabtu 17 September? Malam itu saya bingung menentukan mau membawa lensa yang mana (sampai post di FB). Dan Akhirnya, saya memutuskan untuk membawa lensa 17-55 karena tempatnya belum saya ketahui kondisinya (gelap-terangnya ruangan, lebar panggung dst).. Untuk hal yg belum diketahui semacam ini, IS akan sangat membantu, dan semakin lebar akan lebih flexible (barangkali jarak panggung ke tempat tamu terlalu dekat hingga harus memakai FL < 24 ).
Dan ternyata pilihan tersebut salah... ternyata untuk style saya, lensa tele 70-200 akan lebih berguna :D
Namun, memang dengan lensa 17-55 saya tidak perlu khawatir ketika ada keluarga yg minta foto... (jika menggunakan 70-200 biasanya saya harus mundur agak jauh agar orang yg difoto cukup masuk dalam satu frame)
Jika berkenan moon masukannya untuk hasil foto tgl 17 September di FB saya.
Trus rugi dong, 24-70 sudah diservice tidak dipakai ? Ah.. ga lah... besok akan dipakai... :)
Sekalian mau test, semoga sudah sembu total... :)
kesimpulan :
untuk keramahan... puass
kecepatan pengerjaan puass
kenyamanan dan fasilitas tempat sangat puas
Nah... ada satu lagi, ketika menmbayar lensa ini, di kasir kimputernya error lagi, sehingga kasir tidak mengetahui apakah ada sparepart yg diganti... :D
sepertinya sering error ya... Tapi bagi saya bukan masalah.. karena untuk saya sebagai pelanggan yg penting saya bisa tetap bayar (tanpa harus menunggu komputernya beres dulu) untuk kemudian mengambil lensa saya.
demikian pengalaman saya service di datascrip :)
Tapi karena lensa ini lensa mahal (lensa termahalku) sehingga terlalu berisiko jika dikerjakan/dibongkar oleh orang yg belum tentu bisa dipercaya
Tanggal 8 September 2011 saya datang ke Canon Center di Ratu Plasa, selain karena letaknya paling dekat dengan kantor saya, juga pengin melijat Canon Center yg baru dibuka itu.
Letaknya ada di Lantai 1 dekat eskalator turun... di depannya terdapat toko kamera.
Ruangannya bersih, dengan dominan warna putih dan merah khas Canon.
Begitu melangkahkan kaki ke dalam saya disambut oleh mbak-mbak cantik (muka-muka model) yg ramah dan ditanyakan apa yg bisa dibantu. Setelah mengutarakan maksud saya, mbaknya mengatakan akan diperiksa dulu apakah bisa dikerjakan saat itu atau harus dikirim ke Canon Center di Mangga Dua. Kemudia atas informasi dari teknisi di dalam, lensa harus dikirim ke Mangga Dua, dan kebetulan sekali waktu itu kurirnya sedang datang, jadi tidak perlu menunggu lama ... suatu keberuntungan awal :)
Untuk biaya, pertama saya ditanya apakah masih garansi, saya bilang sudah tidak garansi namun tadinya garansi DS. Meski saya bilang sudah tidak garansi, mbaknya meng, mbaknya masih mencoba mengitung (dari kode garansi di kartu garansi) barangkali masih ada masa garansinya (kebetulan di kartu garansi tgl dan cap toko nya kosong). Ini bagi saya merupakan nilai plus. :)
Akhirnya diketahui biaya bongkar-pasang (labour) Rp 500.000 dan ditambah PPN 10%, jadi total biaya service Rp 550.000 belum termasuk sparepart. Jika ada penggantian sparepart, akan dikonfirmasikan dahulu. Sip.
*Sekalian sebagai informasi, untuk biaya bongkar pasang lensa Canon EF 70-200 Rp 700.000 + ppn 10% jadi 770.000 untuk biaya bongkar pasang lensa kit 300.000 + ppn, jadi Rp 330.000 belum termasuk penggantian spare part.
Untuk pengalaman saat memasukkan lensa ini, positif semua, kecuali bagian no SPK yg akhirnya harus ditulis tangan karena komputernya sedang bermasalah (Saya tidak tau dan tidak mencari tahu apakah komputernya, aplikasinya, jaringannya atau printernya yg sedang bermasala) sehingga nomor SPK nya akan diberikan kemudian via sms. Karena terlalu berisiko jika saya meninggalkan lensa tanpa nomor SPK, maka saya tunggu no SPK sambil makan siang dulu, dan ketika kembali komputer sudah baik, namun karena SPK nya tadi suda di print dahulu, maka no SPK nya ditulis tangan.
*Wah,harusnya saya pilih via sms saja ya... siapa tau ntar dapet kenalan
Bukan hal besar dan tidak perlu dipermasalakan :)
Karena sebenarnya lensa ini akan segera digunakan pada hari sabtu tgl 17 September, status service nya kupantau terus meskipun dari forum ada yg mengatakan bisa sampai tiga bulan.
Ketika sudah hari selasa dan masih belum ada tanda-tanda perubahan status dari "sedang diperiksa" maka akhirnya saya meminjam lensa 17-55 milik teman saya, karena acara tgl 17 September ini sangat penting.
Hari kamis siang, iseng-iseng saya cek status service via web datascrip dan... Voila ! status perbaikan sudah selesai. dan biayanya
Untuk mengkonfirmasi, akhirnya saya telepon dan mengatakan akan mengambilnya besok (hari jumat).di Mangga dua, karena jika ingin mengambil di Ratu Plasa, harus menunggu jadwal pengiriman kurir... yaitu tiap hari Selasa.
Hari Jumat... saya datang langsung ke Canon Center di Mangga Dua. Masuk ke dalam langsung mengambil nomor antrian yg sudah dibagi berdasarkan beberapa kategori, dan dipersilahkan menunggu di ruang tunggu.
Ternyata dii sini suasana dan fasilitasnya jauh lebih lengkap. Ada ruang tunggu yg memadai beserta majalah-majalan yg berhubungan dengan fotografi, ,komputer, fashion, lingkungan, dsb. Juga terdapat mesin pembuat kopi dan teh otomatis, dan semuanya free :) So, bagi yg nunggu rasanya ga akan bosan :)
Saya dilayani dengan baik oleh mbak ... (lupa namanya),ditanya maksud kedatangan, memberikan SPK, kemudian melakukan test singkat di depan mbaknya, membayar biaya di kasir dan ... singkat kata lensa kembali ke rumah dengan baik...
Trus gimana acara hari sabtu 17 September? Malam itu saya bingung menentukan mau membawa lensa yang mana (sampai post di FB). Dan Akhirnya, saya memutuskan untuk membawa lensa 17-55 karena tempatnya belum saya ketahui kondisinya (gelap-terangnya ruangan, lebar panggung dst).. Untuk hal yg belum diketahui semacam ini, IS akan sangat membantu, dan semakin lebar akan lebih flexible (barangkali jarak panggung ke tempat tamu terlalu dekat hingga harus memakai FL < 24 ).
Dan ternyata pilihan tersebut salah... ternyata untuk style saya, lensa tele 70-200 akan lebih berguna :D
Namun, memang dengan lensa 17-55 saya tidak perlu khawatir ketika ada keluarga yg minta foto... (jika menggunakan 70-200 biasanya saya harus mundur agak jauh agar orang yg difoto cukup masuk dalam satu frame)
Jika berkenan moon masukannya untuk hasil foto tgl 17 September di FB saya.
Trus rugi dong, 24-70 sudah diservice tidak dipakai ? Ah.. ga lah... besok akan dipakai... :)
Sekalian mau test, semoga sudah sembu total... :)
kesimpulan :
untuk keramahan... puass
kecepatan pengerjaan puass
kenyamanan dan fasilitas tempat sangat puas
Nah... ada satu lagi, ketika menmbayar lensa ini, di kasir kimputernya error lagi, sehingga kasir tidak mengetahui apakah ada sparepart yg diganti... :D
sepertinya sering error ya... Tapi bagi saya bukan masalah.. karena untuk saya sebagai pelanggan yg penting saya bisa tetap bayar (tanpa harus menunggu komputernya beres dulu) untuk kemudian mengambil lensa saya.
demikian pengalaman saya service di datascrip :)
September 14, 2011
quotes 1
quotes dari film apakah ini ? :)
Who? Who is but the form following the function of what, and what I am is a man in a mask.
Of course you can. I'm not questioning your powers of observation, I'm merely remarking upon the paradox of asking a masked man who he is.
Who? Who is but the form following the function of what, and what I am is a man in a mask.
Of course you can. I'm not questioning your powers of observation, I'm merely remarking upon the paradox of asking a masked man who he is.
my 24-70, cepatlah sembuh dan pulang...
Hari kamis lalu, Lensa Canon EF 24-70 L USM ku akhirnya resmi harus rawat inap karena masalah zoom ring yg stuck. Padahal ini lensa termahalku dan paling banyak kupake, dan rencana mau dibawa ke nikahan saudara ke Bandung, sekalian jalan-jalan ama istri tercinta :p
Karena kantor di Sudirman, dan kalo sempat biar bisa sekalian ketemu istri saya, dan juga sekalian liat Canon Center baru, akhirnya saya pilih Canon Center yg ada di Ratu Plasa lt 1.
Humm.. singkat cerita harus nginep karena harus diperiksa teknisinya di Pusat (di Mangga 2). Maaf belum mood buat cerita banyak sebelum dia kembali ke tangan, dan semoga tanpa tambahan biaya-biaya lain (karena biaya rawat inapnya sendiri sudah mahal ... )
Oh ya, untuk lihat status service bisa ke http://service.datascrip.co.id/ atau telpon atau sms :)
Semoga cepat sembuh :)
lanjuta ceritanya ada di sini
Karena kantor di Sudirman, dan kalo sempat biar bisa sekalian ketemu istri saya, dan juga sekalian liat Canon Center baru, akhirnya saya pilih Canon Center yg ada di Ratu Plasa lt 1.
Humm.. singkat cerita harus nginep karena harus diperiksa teknisinya di Pusat (di Mangga 2). Maaf belum mood buat cerita banyak sebelum dia kembali ke tangan, dan semoga tanpa tambahan biaya-biaya lain (karena biaya rawat inapnya sendiri sudah mahal ... )
Oh ya, untuk lihat status service bisa ke http://service.datascrip.co.id/ atau telpon atau sms :)
Semoga cepat sembuh :)
lanjuta ceritanya ada di sini
August 18, 2011
GEN FM survey tidak jelas
Pertama, saya mendapat email sebagai pemenang Quiz GEN FM Survey, pada 11 Agustus 2011 jam 14.47
Maksudnya apa ya ?
Apakah ada yg memiliki pengalaman yang sama ?
Apakah ini penipuan ?
Mohon jika ada yg pernah mendapatkan pengalaman yg sama tolong di share ya...
Hi xxxx xxxxx,
Selamat kamu terpilih untuk mendapatkan 2 tiket nonton di Blitz Megaplex, karena kamu telah berpartisipasi di survey musik kita.
Pengambilan hadiah dapat dilakukan langsung di kantor GEN FM, deadline pengambilan hadiah adalah hari Jumat, 12 Agustus 2011 jam 14.00 WIB.
Sebelumnya kamu dapat konfirmasi lebih dahulu melalui (021)83707171.
Ikuti terus survey musik di GEN FM & dapatkan hadiah serta kejutan yang menarik.
Cuma GEN FM yang bisa begini987 GEN FM
Kemudian saya mencoba 10 kali menelpon nomor telepon yg dimaksud, dan 10 kali menelpon 10 kali tidak diangkat :(
Kemudian saya kirim email menanyakan/mengkonfirmasi kemenangan tersebut, juga mengirim direct message via twitter,
Beberapa saat kemudian mendapat email balasan :
Hi xxxx xxxxx,
Mohon maaf sebesar-besarnya karena tiket Nonton di Blitz Megaplex saat ini sudah habis,dan hanya 2 orang Sobat GEN yang beruntung akan mendapat tiket yang tersisa dengan jumlah yang sangat terbatas.
Tunggu telpon dari kami siapa tahu kamu adalah Sobat GEN yang beruntung, ikuti terus PINI MINI di 987 GEN FM dan tunggu kejutan selanjutnya.
Dan terima kasih sebesar-besarnya atas partisipasi Sobat GEN
987 GEN FM
Maksudnya apa ya ?
Apakah ada yg memiliki pengalaman yang sama ?
Apakah ini penipuan ?
Mohon jika ada yg pernah mendapatkan pengalaman yg sama tolong di share ya...
Subscribe to:
Posts (Atom)